Kebakaran Hutan Melanda Dua Desa [06/09]

Forum Forums Kebakaran Hutan Melanda Dua Desa [06/09]

Tagged: 

This topic contains 0 replies, has 1 voice, and was last updated by  dandy 1 year, 9 months ago.

Viewing 1 post (of 1 total)
  • Author
    Posts
  • #578

    dandy
    Keymaster

    MAJALENGKA,(PRLM).- Kebakaran hutan terjadi di dua wilayah di Desa Jatiserang, Kecamatan Panyingkiran dan Blok Cibenda, Desa Mekarmulya, Kecamatan Kertajati, Kabupaten Majalengka hingga menghanguskan seluas belasan hektare lahan, dengan kerugian mencapai ratusan juta rupiah.

    Menurut keterangan Kapolsek Panyingkiran Ajun Komisaris Polisi Rohani, Minggu (6/9/2015) kebakaran hutan di Desa Jatiserang menimpa areal perkebunan mangga gedong gincu yang kondisi tanamannya sedang berbuah itu terjadi di Blok Ketos, RT 12/06, serta areal perkebunan jati seluas kurang lebih satu hektare.

    Sumber api diduga berasal dari api pembakaran yang dilakukan oleh petani karena kebakaran itu sendiri terjadi pada malam hari. Api baru bisa dipadamkan setelah membakar lahan seluar satu hektare lebih dengan mengerahkan puluhan orang warga setempat dan aparat kepolisin.

    “Pemadaman mengerahkan warga dari dua blok, karena bila api tidak segera dikendalikan akan merembet ke perkebunan lainnya,” jelas Rohani.

    Kepala Blok Majasari, Desa Jatiserang, Omon dan Kepala Blok Cileung Udin Wahyudin, areal perkebunan mangga yang terbakar tersebut adalah milik Apandi, Sanji, Ridwan.

    “Kalau perkebunan jati nampaknya masih bisa diselamatkan karena lebih tahan dengan panas, sementara kebun mangga sulit terselamatkan kecuali pepohonan yang sudah besar,” jelas Omon.

    Sementara itu belasan hektare lahan hutan kayuputih dan hutan produktif lainnya milik Perum Perhutani di Blok Cibenda, Desa Mekarmulya, Kecamatan Kertajati hangus terbakar. Lahan yang terbakar tersebut berada di petak 2b, 3a, 4 a, 4b, 7 c dan7d, akibat kebakaran hutan tersebut Perum Perhutani menderita kerugian sekitar Rp 285.000.000.

    Menurut keterangan Perwira Pengawas Polres Majalengka Edi Purwanto disertai staf humas Bripda Riyana, belum diketahui penyebab kebakaran hutan terebut. Namun diduga dilakukan oleh orang tidak bertanggungjawab yang membuang puntung rokok kemudian membakar semak dan apinya merembet ke wilayah lainnya. Api dengan mudah menjalar ke sejumlah wilayah karena kondisi rumput dan alang-alang yang kering serta angin bertiup cukup kencangm, kondisi inipun menyulikan pemadaman.

    Api baru bisa dipadamkan setelah mandor hutan dan sejumlah warga yang masuk pada Lembaga Masyarakat Daerah Hutan bekerjasama melakukan pemadaman dengan membuat parit sehingga api tidak semakin meluas.

    Sementara itu sumber lain menyebutkan kalau kebakaran hutan di wilayah tersebut ada unsur kesengajaan yang dilakukan oleh oknum, terkait adanya isu yang menyebutkan kalau masyarakat tidak bisa lagi menggarap lahan kawasan Cibenda sehubungan kawasan lahan tersebut akan dialihfungsikan menjadi kawasan hutan karet oleh pihak Perum perhutani.

    Namun demikian hal itu belum bisa dibuktikan, karena saat ini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan atas hal tersebut.

    Pihak kepolisian menghimbau agar disaat musim kemarau seperti ini masyarakat berhati-hati ketika membuat pembakaran di hutan atau membuang puntung rokok yang masih kondisi menyala, karena hal itu akan membahayakan dan mengancam kebakaran hutan. (Tati Purnawati/A-147)***

Viewing 1 post (of 1 total)

You must be logged in to reply to this topic.